Tuesday, January 6, 2015

Jesus & The Church

Hello 2015!
I can't believe we finished 2014 so fast. It was a great year for me, full of new experiences and many things to learn. Untuk post kali ini, well it's going to be different than the usual. It's about what's been bothering me the past year.

Beberapa minggu atau bulan yang lalu (I'm not really sure), gue ngeliat suatu gambar di social media yang tulisannya kalau gak salah itu tentang bagaimana orang suka ngejudge yang tattoan itu orang jahat, sedangkan banyak orang beragama alim-alim gitu yang perilaku nya bejat. At first I was like yeah, maybe they got a point. Sampai pas natalan kemarin, gue liat ada temen gue yang post foto Santa Clause trus ada tulisan "Don't take Christ out of Christmas". Bagus banget itu! Christmas should be about Christ Himself. But ever wonder about taking Jesus out of the Church? Let me explain.

Kalau kita lihat gereja-gereja saat ini, mereka sudah jauh berkembang dari pada gereja mula mula dulu di jaman alkitab. We have cool spaces, awesome sound and music, great lighting, fun activities, dan lain-lain. But what I found to be lacking is Christ inside of the Church. We've been so blinded to the fun things we can do at church rather than apa yang bisa kita lakukan untuk mendewasakan gereja. Sebagai orang-orang kreatif di zaman ini, memang kita dipicu untuk bisa me-repackage sesuatu yang lama agar lebih menarik. Tapi apapun yang di repackage, hal yang paling crucial adalah jangan sampai esensi nya hilang. Sampai akhirnya, ada ajaran di alkitab yang kita missed atau yang tidak kita mention for the sake of "it doesn't sounds good" or "it's too heavy". Matius 5:18-19 bilang gini:
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari Hukum Taurat, sebelum semua nya terjadi.
Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hokum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga: tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hokum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. 
That's what happens to church lately. Both church as in organizations and individuals. It's so sad to see many churches seems to be a great Christian in today's world but there is not enough Christ in them.

Kontrovesial dan clichés di gereja-greja sejak dulu sampai sekarang masih terus terjadi. Orang Kristen boleh tattoan gak sih? Orang Kristen kalau pacaran mestinya gimana sih? Orang Kristen kalau pake baju mesti kuno gitu ya? Orang Kristen kalau denger lagu gak boleh yang hits ya? So many questions that makes so many clichés. I've had those questions before. And the more I got the anwers, the more I got dissatisfied. Karena of course, just by reading the questions, pasti hati kecil kita tau apa jawabannya. Kayak misalnya berpakaian, hati kecil kita tau pasti cewek cewek kalau pake baju harus sopan, gak boleh terbuka. Tapi our common sense tries to deny the fact dengan "Ah masa orang Kristen harus pake jubah terus". Well maybe not literally jubah, but you get what I mean lah hahahaha it's not that we cannot go with the trends, but there are some boundaries. That kind of questions could deceive us if we continue to use our common sense that are against the Bible.

Church should be the representative of Christ. It's amazing for Christianity to be so "hard" on the "rules" yet so graceful on accepting, forgiving, and strengthening. But it's so sad that so many people use the word and term "Christ" to get an easy way out or to make their church programs a lot more Christian. But take the Jesus out of the Church. What did you get? What did you see? How did you feel?

I pray that we, as Christian, become a Bible-minded people not a church-minded. Let our actions speaks the Truth, our mindset speaks of our Savior, and what we are shows who He is.

Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup didalamnya.
Efesus 2:8-10

No comments:

Post a Comment

© EMMA MONTEZ
Maira Gall