Ajar aku untuk menghentikan waktu.
Berat rasanya untuk beranjak dari masa ini, beranjak darimu.
Ajar aku untuk kembali ke waktu dulu,
merubah pandanganku tentangmu.
Jujur aku menyesal memandangmu dengan sebelah mata.
Ingin aku merubah keadaan disaat kamu pertama kali menghampiri ku.
"Coba waktu itu aku langsung masuk, coba dulu aku tidak menghindar."
Kata-kata itu terngiang dipikiranku,
tak lagi sekarang.
Bersyukur aku bisa mengenalmu,
Bersyukur kau ada disini.
Disaat ku gundah, disaat aku lemah.
Kamu seperti vitamin bagi tubuhku,
Seperti pelangi bagi langitku.
Menghadirkan warna disetiap hariku.
Aku memang emosionil,
Mungkin aku terlalu cengeng.
Aku bisa jadi berlebihan,
Tapi ini yang ingin aku katakan.
Apa artinya hidup tanpamu?
Apa yang Tuhan pikirkan saat Ia menciptakanmu?
Jika aku bisa merubah alur hidup ini,
Aku takkan merubah apapun.
Jangan pernah pergi,
Jangan pernah berubah.
Teruslah disini,
Hadir dalam setiap mimpi-mimpi ku.
Berjalan bersama mu adalah anugrah terindah bagiku.
Semoga ikatan ini berlangsung selamanya.
Sampai maut memisahkan kita.
E.M
Friendship is God's perfect gift for us. When Jesus came to earth, Ia bukan hanya mengajak 12 orang untuk menjadi muridnya, tapi jadi sahabatnya. Memang dari 12 sahabatnya, satu berkhianat. But hey, who said life is easy? Jesus taught us not just how to live, but how to be the perfect friend. Take a moment from your busy day, text a friend. Just say how much you love them. Siapa yang nguatin kita disaat kita lemah? Siapa yang ada disamping kita disaat kita rapuh? Be the good friend who smile with them when they're happy, to cry when they're crying. Bersyukurlah untuk sahabat mu, mereka gak sempurna, no one is and no one will ever be. I hope you found your mate. And if you do, don't forget to be like Jesus..the perfect friend of all. :)
No comments:
Post a Comment