Hari ini gue nongkrong di Starbucks Sency, sendirian. Ini hal yang baru buat gue soalnya gue tuh bukan orang yang betah ditengah keramaian sendiri. Biasa nya gue bawa gandengan, yaitu adek gue. Hahaha I don't want to make this sound so jomblo, tapi seganteng apapun cowok yang pernah jalan sama gue, gak ada yang senyaman berdua dengan si adik. Eh itu tadi jomblo gak sih? :p
Anyways gue disini sendiran adalah dalam rangka nemenin nyokap gue yang soeper sibuk. Doi lagi rapat, gue nulis :3
Like what I've said before, gue bukan tipe cewek yang suka sendiri. Tapi terkadang ada saat-saat nya gue harus sendiri (gak kedengeran jomblo lagi kan?). Salah satunya kalau gue lagi nyusun acara or nulis. Nyusun acara? Acara apa?
Weeeeelllllllll.........
Hari minggu besok, 4 Maret 2012, teens church gue atau nama kerennya JUNIOR TEENS COMMUNITY akan ngadain our 3rd Anniversary! Yeay woohooo! #potongtumpeng. Nah di acara tersebut kita bakan seru-seruan, the coolest birthday bash and kebaktian minggu tapi tetep gaul. Penasaran? Dateng yah! Buat kamu-kamu bocah gaul Jakarta, yang berumur 10-17 tahun di Senayan City lantai 6. Jam 10.30 pagi :B
Yak tadi itu promosi colongan *tersipu malu*
Anyways enak nya menulis sendirian di tengah keramaian itu, sekitar kita bisa jadi topik nya. Kali ini topik gue Kedai Kopi.
Kedai kopi itu selalu ramai. Gak mungkin sepi. Disana ada banyak kalangan manusia.
Ada yang datang untuk menunggu, ada yang datang untuk berkerja, ada yang datang untuk beristirahat.
Namun yang menarik dari sebuah kedai kopi adalah, ia tidak memandang darimana anda, siapakah anda. Kedai kopi akan selalu melayani semua dengan sama rata, yaitu sebagai costumer. Dia gak mungkin cuekin yang satu dan care sama yang lain. Gak mungkin yang satu gak dikasih orderan minum nya, tapi yang cuma lewat dikasih satu kulkas.
Ke semua sama baiknya, ke semua sama adilnya.
Ke pelanggan baru disambut dengan baik.
Ke pelanggan setia dikasih award, dan mungkin di-treat sedikit special.
Hidup kita mesti nya kayak kedai kopi, gak sih?
Kalau hidup kita itu kedai kopi, maka para costumer itu adalah orang-orang di kehidupan kita. Ada banyak kalangan orang di kehidupan kita, tapi bukan berarti kita harus membeda-bedakan mereka kan?
Ada yang datang untuk ngegosip, ada yang datang untuk urusan kerja.
Ada yang datang untuk cari kedamaian, ada yang datang dengan masalah.
Ada yang datang sebagai tamu yang kebetulan lewat.
Ada yang datang dan menganggap kedai kopi, atau kamu, sebagai hidupnya.
Dan waktu orang-orang itu datang silih berganti, apa kamu sudah memberi layanan yang terbaik? Apa kamu sudah membuat mereka nyaman?
Apa kamu sudah menjawab persoalan mereka? Apa kamu sudah memberi kesan tersendiri di kehidupan mereka?
Satu hal lagi yang aku suka dari kedai kopi ini. Semakin lama ia berdiri, semakin cantik tempatnya. Semakin lama ia berdiri, semakin nyaman tempat nya. Semakin lama ia berdiri, semakin terjaga rasa kopinya.
Aku mau hidupku seperti kedai kopi. Tidak perlu besar-besar, tidak perlu mewah. Cukup memberi arti. Yang penting kamu nyaman, dengan kedai ku.
Kedai ku sangat homey, kamu aman disini.
Kedaiku warna ungu, kamu akan tenang disini.
Kedai ku penuh balon, sangat ceria.
Kedai ku ada atraksi badut 24/7, supaya kamu tertawa.
Kalau kedai mu bagaimana?
:3
Monday, February 27, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kedaiku hangat ketika cuaca sedang dingin, dan sejuk ketika cuaca diluar panas.
ReplyDeleteKedaiku punya sofa, empuk dan nyaman.
Banyak yang datang silih berganti, saking nyamannya, mereka sering menginap di kedaiku, lalu pergi keesokan harinya, dan meninggalkan kedaiku berantakan.
sampai sekarang kerjaanku masih terus membersihkan kedaiku, yang selalu berdebu karena orang-orang yang sering lalu lalang. :))
Keren! Mau mampir :3
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteHai... Bagus banget perumpamaan kedai kopinya:D Boleh izin share? I will put your name and link back to this page in my post :)
ReplyDeleteHi priscila! Thank you so much, and yes it would be a great pleasure :-):-)
DeleteHey Emma, thanks for the permission. I already put it on my blog and you can check it here: http://priscilastevanni.blogspot.com/2012/03/coffee-shop.html
DeleteKeep writing and God bless:D
Hello there :D Mendarat mulus di blogmu dari blognya priscila :) heheheh~ Just wanna share my coffee shop here
ReplyDeleteKedai kopi ku tidak terlalu besar, baru saja dibersihkan setelah sekian lama tertutup, dan sudutnya masih di renovasi, kamu mungkin dapat melihat tembok putih tanpa wallpaper atau tumpukan barang yang belum tertata tapi jangan takut, di sudut yang lain telah kusediakan sebuah ruang kaca sederhana tempatmu menghabiskan hari. Meja kayu yang masih berbau pelitur dan kursi bundar untukmu bersandar. Tak lupa pula secangkir kopi hangat untukmu sebagai pemberi semangat.
Keep writing :) i'm eager to read more of your post ;) Gbu~
So glad your kedai is back on business. Thank you so much! Gbu too :-)
Delete